Jumlah Petugas Pemilu Meninggal Bertambah Jadi 57 Orang, Terbanyak di Usia Ini

Jumlah Petugas Pemilu Meninggal Bertambah Jadi 57 Orang, Terbanyak di Usia Ini
ilustrasi

Grevada.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) melaporkan bahwa jumlah petugas Pemilu yang meninggal dunia selama bertugas terus bertambah, mencapai 57 orang pada Sabtu (17/2/2024) pukul 18.00 WIB. Data tersebut menjadi sorotan mengingat Pemilu 2024 yang sedang berlangsung di Indonesia.

Dari data yang dirilis oleh Kemenkes, terdapat 29 kasus kematian yang melibatkan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Disusul dengan 10 kasus dari Linmas, sembilan kasus dari saksi, enam kasus dari petugas lainnya, dua kasus dari panitia pemungutan suara, dan satu kasus yang melibatkan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Kemenkes menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan upaya mitigasi melalui skrining dan pembatasan usia bagi petugas Pemilu. Namun, dalam beberapa daerah di mana sumber daya manusia (SDM) masih terbatas, petugas lanjut usia masih harus dilibatkan dalam proses pemungutan suara.

Kematian petugas Pemilu ini mengundang keprihatinan luas, terutama karena sebagian besar korban berasal dari usia lanjut. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang perlunya peningkatan langkah-langkah keamanan dan kesehatan bagi para petugas Pemilu, terutama mereka yang berisiko tinggi.

Meskipun demikian, proses Pemilu 2024 tetap berjalan, dengan harapan bahwa langkah-langkah keamanan dan kesehatan yang lebih ketat akan segera diterapkan untuk melindungi keselamatan para petugas Pemilu yang terlibat dalam pelaksanaan tugas demokratis ini.

Dengan peningkatan jumlah kematian petugas Pemilu, perhatian terhadap keamanan dan kesehatan menjadi semakin penting. Kemenkes berkomitmen untuk terus memantau situasi ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi petugas Pemilu dan semua pihak yang terlibat dalam proses demokrasi ini.

Dari laporan yang ada, berikut ini adalah data usia petugas pemilu yang meninggal dunia selama Pemilu 2024:

  • Usia 17-20 tahun: 4 kasus
  • Usia 21-30 tahun: 7 kasus
  • Usia 31-40 tahun: 8 kasus
  • Usia 41-50 tahun: 18 kasus
  • Usia 51-60 tahun: 15 kasus
  • Usia lebih dari 60 tahun: 5 kasus

Sementara untuk sebaran wilayah, Jawa Barat menjadi yang tertinggi dengan 13 kasus. Berikut ini adalah data lengkapnya dari Kemenkes RI:

  • Jawa Barat: 13 kasus
  • Jawa Tengah: 11 kasus
  • Jawa Timur: 12 kasus
  • DKI Jakarta: 6 kasus
  • Sumatera Utara: 2 kasus
  • Sumatera Selatan: 2 kasus
  • Banten: 2 kasus
  • Kalimantan Barat: 2 kasus
  • Sulawesi Selatan: 2 kasus
  • Riau: 1 kasus
  • Sumatera Barat: 1 kasus
  • Daerah Istimewa Yogyakarta: 1 kasus
  • Kalimantan Timur:1 kasus
  • Sulawesi Utara: 1 kasus


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال