Terbaru! WHO Tetapkan Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global

Terbaru! WHO Tetapkan Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengumumkan bahwa kesepian diakui sebagai ancaman kesehatan serius yang memerlukan perhatian khusus. Untuk menanggapi tantangan ini, WHO telah meluncurkan Komisi Hubungan Sosial yang akan berfokus pada penanggulangan dampak kesehatan yang disebabkan oleh kesepian.


Dipimpin oleh dr. Vivek Murthy, seorang ahli bedah umum dari Amerika Serikat, dan Chido Mpemba, perwakilan Pemuda Uni Afrika, Komisi ini bertujuan untuk memprioritaskan isu-isu kesehatan mendesak terkait kesepian. Dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, mereka akan melakukan penelitian terhadap perkembangan ilmiah terkini dan merancang strategi untuk membantu individu memperdalam hubungan sosial mereka.


Dr. Murthy mengungkapkan bahwa kesepian sekarang dianggap sebagai 'ancaman kesehatan' yang sering diabaikan, meskipun telah menjadi masalah global yang dihadapi oleh banyak orang di seluruh dunia.


"Kesepian, yang telah lama bersembunyi dan diabaikan, sebenarnya menjadi pendorong bagi berbagai masalah kesehatan mental dan fisik," ungkap dr. Murthy seperti dilaporkan oleh CNN pada Minggu (19/11/2023).


Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa kurangnya koneksi sosial dapat memiliki risiko kematian yang setara dengan kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, gaya hidup yang kurang aktif, obesitas, dan polusi udara.


"Diskoneksi sosial telah menjadi faktor utama yang mendorong krisis kesehatan mental seperti yang kita saksikan saat ini," tambah dr. Murthy.


Ia juga menyampaikan bahwa kesepian dan isolasi sosial dapat menyebabkan gangguan kesehatan fisik, yang selama ini telah terkait dengan penurunan fungsi imun dan masalah kardiovaskular seperti hipertensi, serta peningkatan risiko stroke hingga 30 persen.


Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, turut mengungkapkan bahwa kesepian memiliki dampak serius pada kesehatan dan kesejahteraan.


"Tingginya tingkat isolasi sosial dan kesepian di seluruh dunia dapat mengakibatkan konsekuensi serius terhadap kesehatan dan kesejahteraan. Orang-orang yang tidak memiliki hubungan sosial yang kuat memiliki risiko tinggi terkena stroke, ansietas, demensia, depresi, bunuh diri, dan sebagainya," jelas Ghebreyesus.


Ghebreyesus menegaskan bahwa Komisi baru WHO ini akan membantu menetapkan koneksi sosial sebagai prioritas kesehatan global dan berusaha untuk menyajikan langkah-langkah intervensi yang paling efektif.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال